statistika
1.Definisi / Pengertian Statistika Menurut Kalian.
Statistika adalah | Pengertian dan Definisi
PENGERTIAN DAN DEFINISI STATISTIKA. STATISTIKA ADALAH CABANG DARI ILMU MATEMATIKA YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERHITUNGAN DAN PENGUMPULAN DATA. PENJELASAN DETAILNYA, STATISTIKA ADALAH ILMU YANG MEMPELAJARI TENTANG BAGAIMANA MERENCANAKAN, MENGUMPULKAN, MENGANALISIS, MENGINTERPRESTASI DAN MEMPRESENTASIKAN SUATU DATA. ISTILAH STATISTIKA BERASAL DARI BAHASA INGGRIS, STATISTIC YANG ARTINYA MENGUMPULKAN DAN MENGANALISA DATA DALAM BENTUK BILANGAN DALAM KUANTITAS YANG SANGAT BESAR.
KATA STATISTIKA ITU SENDIRI BERAKAR DARI BAHASA LATIN MODERN YANG ARTINYA SANGAT BERBEDA DENGAN ARTI STATISTIKA DALAM BAHASA INGGRIS. STATITIKA YANG BERAKAR DARI BAHASA LATIN STATISTICUM COLLEGIUM YANG ARTINYA DEWAN NEGARA. SEDANGKAN DALAM BAHASA ITALIA ADA JUGA ISTILAH STATISTA YANG ARTINYA NEGARAWAN ATAU POLITIKUS. JIKA DI LIHAT DARI ARTI KATA DARI KEDUA BAHASA ITU.
SEJARAH STATISTIKA.
SEJARAH MENCATAT, BAHWA YANG PERTAMA KALI MENGGUNAKAN KATA STATISTIK ADALAH GOFFRIED ACHENWALL PAD ATAHUN 1749. KATA INI PERTAMA KALI DI GUNAKAN DALAM BAHASA JERMAN UNTUK MENYEBUT SUATU KEGIATAN ANALISIS DATA KENEGARAAN. JADI SAAT ITU STATIS DIARTIKAN SEBAGAI ILMU TENTANG NEGARA. LALU PADA ABAD KE 19, TERJADI PERGESERAN MAKNA KETIKA SIR JOHN SINCLAIR MEMPERKENALKAN KATA STATISTIKA KEDALAM BAHASA INGGRIS. DULU STATISTIKA HANYA DI PAKAI UNTUK MENGURUS DATA YANG DI PAKAI LEMBAGA-LEMBAGA ADMINISTRATIF PEMERINTAHAN, TAPI SEKARANG PENGGUNAAN TELAH MELUAS DAN MENCANGKUP DI SEGALA BIDANG KEHIDUPAN. STATISTIKA DAN STATISTIK ITU ARTINYA BERBEDA. MESKI SEBAGIAN ORANG SERING MENYAMAKAN. STATISTIKA ADALAH ILMU YANG BERKENAAN DENGAN DATA, SEDANG STATISTIK ADALAH DATA, INFORMASI DAN HASIL DARI PENERAPAN PERHITUNGAN DARI DATA TERSEBUT.
MACAM-MACAM STATISTIKA MENURUT FUNGSINYA, STATISTIKA DI BEDAKAN MENJADI DUA, YAITU:- STATISTIKA DESKRIPTIF ADALAH BAGIAN STATISTIKA YANG MEMPELAJARI CARA PENYUSUNAN DAN PENYAJIAN DATA YANG DI KUMPULKAN.TUJUANNYA ADALAH UNTUK MEMBERIKAN GAMBARAN SINGKAT DARI SEKUMPULAN DATA.
- STATISTIKA INDUKSTIF (INFERENSIAL) ADALAH BAGIAN STATISTIKA YANG MEMPELAJARI TATA CARA PENARIKAN KESIMPULAN YANG VALID MENGENAI POPULASI BERDASARKAN DATA PADA SAMPEL. PENARIKAN KESIMPULAN BIASANYA MENGGUNAKAN UNSUR PELUANG. TUJUANNYA UNTUK PENARIKAN KESIMPULAN DENGAN CARA MEMBUAT GENERALISASI.
DALAM PRAKTEKNYA, KEDUA JENIS STATISTIKA TERSEBUT DI ATAS, BAIK STATISTIKA DESKRIPTIF MAUPUN INDUKTIF SALING BERHUBUNGAN ERAT, DI MANA YANG SATU TIDAK AKAN BISA DI LAKUKAN TANPA YANG LAIN. OBJEK YANG DI TELITI DALAM STATISTIKA DI SEBUT POPULASI SEDANGKAN BAGIAN KECIL DARI POPULASI YANG DI TELITI DI SEBUT SAMPEL. SEDANGKAN KETERANGAN YANG DI KUMPULKAN ADALAH DATA. POPULASI, SAMPLE DAN DATA MERUPAKAN UNSUR-UNSUR STATISTIKA. STATISTIKA DI TERAPKAN DALAM BERBAGAI DISIPLIN ILMU, BAIK ILMU ALAM MAUPUN ILMU SOSIAL EKONOMI. DI SEGALA BIDANG KEHIDUPAN, STATISTIKA SANGAT DI PERLUKAN. CONTOH TERMUDAH ADALAH DIBIDANG PEMERINTAHAN, YAITU TENTANG PERHITUNGAN JUMLAH PENDUDUK (SENSUS PENDUDUK).
KATA STATISTIKA ITU SENDIRI BERAKAR DARI BAHASA LATIN MODERN YANG ARTINYA SANGAT BERBEDA DENGAN ARTI STATISTIKA DALAM BAHASA INGGRIS. STATITIKA YANG BERAKAR DARI BAHASA LATIN STATISTICUM COLLEGIUM YANG ARTINYA DEWAN NEGARA. SEDANGKAN DALAM BAHASA ITALIA ADA JUGA ISTILAH STATISTA YANG ARTINYA NEGARAWAN ATAU POLITIKUS. JIKA DI LIHAT DARI ARTI KATA DARI KEDUA BAHASA ITU.
- STATISTIKA DESKRIPTIF ADALAH BAGIAN STATISTIKA YANG MEMPELAJARI CARA PENYUSUNAN DAN PENYAJIAN DATA YANG DI KUMPULKAN.TUJUANNYA ADALAH UNTUK MEMBERIKAN GAMBARAN SINGKAT DARI SEKUMPULAN DATA.
- STATISTIKA INDUKSTIF (INFERENSIAL) ADALAH BAGIAN STATISTIKA YANG MEMPELAJARI TATA CARA PENARIKAN KESIMPULAN YANG VALID MENGENAI POPULASI BERDASARKAN DATA PADA SAMPEL. PENARIKAN KESIMPULAN BIASANYA MENGGUNAKAN UNSUR PELUANG. TUJUANNYA UNTUK PENARIKAN KESIMPULAN DENGAN CARA MEMBUAT GENERALISASI.
DEFINISI STATISTIK
Pengertian statistik adalah sebuah ilmu yang mempelajari mengenai cara pengolahan, pengumpulan, penyajian dan cara menganalisis data. Cara pengambilan kesimpulan dengan memperhitungkan unsur ketidakpastian dengan data yang ada termasuk unsur dalam statistik. Pengertian mengenai statistik yang lebih mudah yaitu statistik adalah suatu kumpulan data dalam bentuk huruf maupun angka yang disusun ke dalam bentuk diagram atau tabel.
MANFAAT STATISTIK
Berbicara tentang statistik, tentunya ilmu dan metode ini ada untuk memberikan beberapa manfaat bagi umat manusia dan perkembangan ilmu pengetahuan. Adapaun manfaat dari statistik diantaranya adalah sebagai berikut :
- Dalam ilmu pengetahuan, statistik berguna sebagai bentuk peralatan analisis dan intepretasi dari data yang bersifat kuanttitatif dari ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk menyimpulkan berbagai macam data yang ada.
- Dalam penelitian ilmiah, statistik berguna untuk penyedia alat yang dipakai dalam mengemukakan dan menemukan kembali segala bentuk keterangan yang seolah olah tersembunyi sebelumnya melalui sebuah rangkaian angka.
- Dalam kehidupan sehari hari, statistik dapat digunakan untuk bahan dan keterangan dai berbagai macam hal yang dapadt diolah dan ditafsikan dari segala bentuk fakta yang telah ditemukan.
FUNGSI STATISTIK
Selain manfaat, statistik juga mempunyai fungsi fungsi penting, diantaranya akan kami jelaskan di bawah ini.
1. Fungsi Inferensial
Fungsi ini berguna untuk meramal dan mengontrol populasi atau keseluruhan data yang didasarkan pada gejala dan peristiwa peristiwa yang terjadi dalam kurun waktu penelitian berlangsung. Maka dari itu, untuk mendapatkan fungsi ini, dalam statistika harus digunakan hipotesis dan estimasi di awal penelitian.
2. Fungsi Deskriptif
Fungsi ini berkaitan dengan guna statistik untuk memahami, menerangkan, dan mendeskripsikan suatu peristiwa ataupun data yang dikumpulkan dalam suatu penelitian dan penyelidikan. Hanya saja dalam fungsi ini, statistika tidak sampai pada tahap generalisasi dan pengambilan kesimpulan terhadap segala macam populasi yang sedang diselidiki.
TUJUAN STATISTIK
Lebih lanjut lagi, tujuan penggunaan statistik diantaranya adalah :
- Untuk menyediakan sebuah estimasi mengenai suatu akibat dari hipotesis yang dapat diterima dan nantinya akan dapat digunakan sebagai dasar dalam pembuatan sebuah keputusan yang akan dijalankan nantinya.
- Untuk mengurangi jumlah populasi yang cukup luas dengan ukuran yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat.
- Untuk menerangkan berikut juga mendeskripsikan data mengenai populasi yang sedang diselidiki.
- Untuk menyediakan estimasi ataupun model tentang nilai yang tidak diketahui sebelumnya berdasarkan suatu data yang sudah diselidiki.
- Untuk menetapkan suatu kondisi agar sebuah hipotesis dapat digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam melakukan sesuatu.
JENIS-JENIS STATISTIKA
Setelah membahas tentang pengertian, manfaat, fungsi, dan juga kegunaan dari statistika. Pada sub bab ini kami akan menjabarkan tentang jenis jenis statistika. Dalam ilmu statistika, setidaknya terdapat 4 jenis statistika yang dibagi berdasarkan cara mengolah dan mengumpulkan datanya. Jenis jenis statistika tersebut diantaranya adalah :
1. Fase atau Tujuan Analisisnya
Statistika berdasarkan tujuan analisis dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu statistika inferensial dan statistika deskriptif. Pengertian statistika deskriptif adalah berkaitan dengan pengolahan, pengumpulan, analistis dan juga adanya penyajian sebuah data yang tanpa mengambil kesimpulan bersifat generalisasi atau bersifat umum. data yang digunakan pada statistik deskriptif di sajikan dalam bentuk, diagram, grafik, tabel, lingkaran, polygon dan lain sebagainya.
Untuk perhitungannya bisa berbentuk mean, modus, median, perentase, desil serta adanya perhitungan sebaran data melalui rata rata perhitungan dan standar deviasi.
Untuk menganalisis data dapat juga dilakukan dengan cara analisis korelasi dan analisis regresi yaitu membandingkan rata rata dengan tidak dilakukan suatu uji signifikan. Pengertian statistika inferensial adalah statistika yang memungkinkan adanya suatu pengambilan kesimpulan secara umum.
2. Asumsi Distributor Populasi Data Yang Dianalisis
Jenis statistika berdasarkan asumsi mengenai distribusi populasi data yang dianalisis dapat dibagi juga menjadi 2 jenis, yaitu statistika parametrik dan statistika non parametrik. Pengertian statistika parametrik adalah statistika yang didasarkan pada suatu model distribusi yang normal. Sedangkan pengertian statistika non parametrik adalah statistika dengan teknik yang tidak berdasarkan pada suatu model distribusi normal maupun distribusi bebas.
3. Orientasi Pembahasan
Statistika berdasarkan orientasi suatu pembahasan masih dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu statistika terapan dan statistika matematika. Statistika matematika sendiri hampir mirip dengan statistika teori yang lebih mengutamakan adanya suatu pemahaman terhadap model, turunan konsep, dan juga berbagai rumus yang digunakan dalam statistika baik itu yang berupa matematis ataupun teoristis.
Contoh statistika matematika adalah adanya pemahaman mengenai uji T, analisis regensi, galat, uji homogenitas, dan masih banyak lagi. Sedangkan statistika terapan mengutamakan pada adanya pemahaman tentang konsep dan teknik statistika yang penerapannya dapat dilihat dari suatu disiplin ilmu lainnya. Contoh dari statistika terapan adalah statistika sosial.
4. Jumlah Variabel Terkait
Statistika berdasarkan jumlah variabel terikat dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu statistika univariat dan statistika multivariat. Pengertian statistika univariat yaitu hanya memiliki satu variabel terkait saja. Sedangkan pengertian statistika variabel multivariat adalah statistika yang mempunyai lebih dari satu variabel yang saling terikat.
Dari penjelasan yang telah panjang lebar disebutkan diatas, tentunya mempelajari ilmu statistika mempunyai banyak sekali manfaat karena statistika dapat dikatakan sebagai sebuah metode yang dapat digunakan oleh seseorang ataupun suatu kelompok untuk mengumpulkan fakta fakta yang ada dalam bentuk angka ataupun huruf mengenai gambaran suatu obyek masalah yang dipilih untuk diangkat.
Manfaat mempelajari ilmu statistika, selain dapat mengetahui manfaat yang ada, tentunya dapat dijadikan prediksi atau langkah dalam mengurangi risiko dan kesalahan fatal yang kiranya dapat terjadi di kemudian hari.
Comments
Post a Comment